Selama ini sering terdapat kesalahan paradigma yang menganggap bahwa mempersiapkan murid untuk ujian terstandar berarti harus mengorbankan kualitas proses belajar. Kebijakan nasional terbaru justru dirancang untuk menyatukan keduanya. Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 menegaskan bahwa tujuan utama kurikulum nasional adalah menumbuhkembangkan karakter dan penalaran kritis murid melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam. Di sisi lain, Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025 menyatakan bahwa salah satu tujuan utama TKA adalah mendorong peningkatan kapasitas pendidik dalam mengembangkan penilaian yang berkualitas. Peningkatan kompetensi guru diharapkan membangun mindset bahwa TKA dan Pembelajaran Mendalam tidak bertentangan. melainkan sebagai instrumen umpan balik obyektif untuk mengukur sejauh mana Pembelajaran Mendalam telah berhasil memicu penalaran kritis murid di kelas.
Pelatihan ini bertujuan menguatkan kompetensi guru matematika SMP/SMA/SMK terkait pengintegrasian Pembelajaran Mendalam dan TKA sebagai suatu perpaduan pembelajaran dan asesmen transformatif. Pada akhir pelatihan, peserta diharapkan mampu merancang Pembelajaran Mendalam untuk mapel matematika SMP/SMA/SMK dan menyertakan asesmen TKA dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis disertai umpan baliknya.
Kriteria peserta :
Dilihat: 211 orang
| No | Materi | JP |
|---|---|---|
| 1 | Kebijakan BBGTK DIY | 1 |
| 2 | Pengenalan Sistem | 2 |
| 3 | Bedah Kerangka dan Refleksi Hasil TKA Matematika SMP/SMA/SMK | 6 |
| 4 | Pembelajaran Mendalam, Penalaran Matematis, dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi | 14 |
| 5 | Pengembangan Asesmen TKA-like dan Penyusunan Umpan Balik | 14 |
| 6 | Pretes | 1 |
| 7 | Postes | 1 |
| 8 | Rencana Tindak Lanjut | 1 |