Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar bukan sekadar mengajarkan rumus dan prosedur menghitung, tetapi juga membangun pemahaman konsep, penalaran, dan kemampuan memecahkan masalah. Namun, dalam praktiknya, terdapat titik-titik kritis yang sering terabaikan, seperti miskonsepsi siswa, kesenjangan pemahaman konsep dasar, penggunaan strategi pembelajaran yang kurang tepat, serta kurangnya keterkaitan matematika dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui tema “Membongkar Titik Kritis yang Terabaikan dalam Pembelajaran Matematika SD”, guru diajak untuk mengidentifikasi akar permasalahan, merefleksikan praktik pembelajaran, dan menemukan strategi yang lebih bermakna agar setiap siswa tidak hanya mampu menghitung, tetapi juga memahami, bernalar, dan menikmati proses belajar matematika.
Kriteria peserta meliputi guru, kepala sekolah, dan pengawas dari jenjang SD/SMP/SMA, serta mahasiswa, dosen, dan pengamat pendidikan. Peserta diprioritaskan dari wilayah Provinsi D.I. Yogyakarta.
Dilihat: 311 orang
| No | Materi | JP |
|---|---|---|
| 1 | Membongkar Titik Kritis yang Terabaikan dalam Pembelajaran Matematika SD | 3 |